Sambal Kecombrang: Pangan Dari Hutan

Sambal Kecombrang: Pangan Dari Hutan

Sambal kecombrang merupakan pangan dari hutan bercita rasa lezat yang biasanya disajikan oleh masyarakat. Sambal ini selain dimakan langsung atau dicocol dengan lauk, biasanya dijadikan condiment atau bumbu dalam sebuah masakan seperti ayam goreng sambal kecombrang, ikan pindang sambal kecombrang, ikan tuna sambal kecombrang dan masakan lainnya.

Sambal Kecombrang: Pangan Dari Hutan

Sambal kecombrang ini berbahan dasar bunga kecombrang yang berasal dari hutan yang ada di Indonesia. Kamu dapat menemukannya di semak belukar hutan. Bunga ini juga memiliki sebutan lain disetiap daerahnya.

infografis bunga kecombrang

Kenal Lebih Dekat Dengan Kecombrang

Kecombrang ini merupakan jenis tanaman semak yang tumbuh bisa mencapai 1 hingga 3 meter ada juga yang sampai 5 meter, memiliki batang semu, tegak, memiliki pelepah seperti halnya pisang, memiliki bentuk rimpang dengan berwana hijau.

Bunga ini memiliki daun tunggal, lanset, diujung dan pangkalnya runcing namun rata, memiliki panjang sekitar 20 sampai 30 cm, lebar 5 hingga 15 cm, tulangan daun menyirip dan berwana hijau. Daun ini biasanya tumbuh 15 hingga 30 helai tersusun dalam dua baris dan berseling pada batang semu.

Bunga kecombrang memiliki bentuk majemuk dengan bentuk bonggol, gasing yang panjang tangkainya mencapai 80 cm. Bunga ini memiliki benang sari dengan panjang 7,5 cm berwarna kuning. Putik bunga ini berukuran kecil dengan warna putih. Bentuk Mahkota bunga seperti bertaju, berbulu jarang berwarna merah jambu.
Kecombrang juga menghasilkan biji dengan bentuk kotak atau bulat telur berwarna putih atau merah jambu. Ukurannya kecil, tumbung berjejalan, berwarna hijau saat muda dan bisa berubah menjadi merah kecokelatan jika dimasak memiliki rasa masam. Akar dari bunga ini merupakan serabut dengan warna kuning gelap.

Rekomendasi Menu Bunga Kecombrang

Sambal kecombrang ini merupakan menu makanan yang saya sukai. Selain karena saya menyukai pedas, kecombrang ini memiliki rasa yang menyegarkan di mulut. Menurut saya sambal kecombrang ini layak dicoba untuk kamu yang sedang bingung saat memasak, selain rasanya lezat bunga kecombrang ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan seperti bisa sembuhkan batuk, kaya antioksidan, memperlancar sirkulasi darah dalam tubuh, menghilangkan bau badan, dan penyedap rasa alami.

Resep Bunga Kecombrang yang Bisa Dicoba.

Tumis Pak Coy Bunga Kecombrang

Tumis Pak Coy Bunga Kecombrang

Tumis Kecombrang Daun Bunga Pepaya Pedas

Tumis Kecombrang Daun Bunga Pepaya Pedas

Urab Bunga Kecombrang

Urab Bunga Kecombrang

Tumis Cumi Asin Bunga Kecombrang

Tumis Cumi Asin Bunga Kecombrang

Sambal Teri Bunga Kecombrang

Resep Sambal Teri Bunga Kecombrang

Selain Kecombrang, Inilah Pangan Dari Hutan yang Bisa Kamu Cicipi

Isu perubahan iklim saat ini sedang hangat diperbincangkan oleh netizen. Apalagi musibah banjir yang melanda jakarta dan sekitarnya menjadi pemicu perbincangannya. Saat ini sudah mulai bayak yang peduli dengan isu ini dan terus menyuarakannya.

Bicara soal perubahan iklim tentu kita juga mengkhawatirkan sektor pangan nantinya akan terganggu. Sehingga butuh sebuah solusi baru untuk pengganti pangan yang lebih tahan iklim. Pangan dari hutan ini salah satunya yang dapat diandalkan. Tidak heran para chef michelin sudah mulai menyajikan tumbuhan yang tumbuh dari hutan untuk hidangan mereka.

Hutan memang punya potensi sebagai stabilitas pangan dan memang sudah terbukti masyarakat desa sudah merasakan manfaatnya. Menurut data Kementerian Kehutanan, hutan memiliki sedikitnya 77 tanaman pengganti nasi yang mengahasilkan karbohidrat, 26 jenis kacang-kacangan, 75 jenis tanaman penghasil minyak dan lemak, 389 jenis biji-bijian dan buah-buahan, 228 jenis sayuran, 110 jenis rempah-rempah dan bumbu-bumbuan, 40 jenis penghasil bahan minuman, dan 1.260 jenis tanaman obat.

Meski begitu hutan tetap harus dijaga dengan baik. Saya dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mengajak teman-teman untuk lebih memperhatikan kelestarian hutan saat sedang mendaki gunung.

Tumbuhan hutan yang bisa dicicipi

Rotan

Resep rotan

Mungkin kamu tidak percaya kalau rotan ini ternyata bisa dimakan. Tapi pada kenyataan rotan ini menjadi hidangan khas bagi masyarakat Kalimantan lho. Meski bisa dimakan kamu perlu usaha untuk memprosesnya.
Begini cara mengkonsumsinya, kamu potong puncuknya lalu bakar agar getah putihnya bisa keluar. Setelah itu kupas kulitnya, bagian tengahnya bisa langsung dikonsumsi. Kamu akan merasakan sedikit pahit, tapi tumbuhan ini bisa mencegah malaria lho.

Murbei

murbei hutan

Tumbuhan ini bisa ditemukan pada dataran tinggi. Saat kamu mendaki gunung akan sering menemukannya. Tampilan akan terlihat seperti stroberi tetapi bagian dalamnya tidak padat melainkan kosong seperti kantong. Buah ini memiliki rasa yang asam-manis dan juga berair. Sehingga saat mendakin buah ini bisa menjadi alternatif menghilangkan dahaga.

Alang-alang

gambar alang-alang

Tumbuhan ilalang atau alang-alang ternyata dapat dimakan lho. Bagian paling bawah dekat akar bisa dikonsumsi dengan cara mengunyahnya seperti tebu. Dengan rasa manisnya ini bisa dijadikan pengganti gula. Ilalang juga ternyata memiliki khasiat sebagai obat diare dan mimisan.

Jamur

jamur hutan sehat

Kamu mungkin tidak asing lagi dengan tanaman ini, sebab saat ini sudah banyak orang yang mengolahnya menjadi masakan yang lezat. Selain itu juga banyak yang mulai membudidayakannya.

Selada Air

gambar selada air

Saat kamu berada di hutan dapat menemukan sayuran ini dipinggiran hutan. Memiliki daun yang kecil-kecil, bisa kamu olah menjadi masakan atau bisa juga lalapan.

Tanpa kamu sadari bahwa hutan merupakan sumber pangan bagi seluruh makhluk di bumi ini. Maka sangat disayangkan bagi mereka yang merusak hutan dengan cara ilegal logging atau membakarnya hanya demi kekayaan sebuah golongan saja. Apalagi kemarin kita masih berduka dengan kejadian kebakaran hutan di beberapa titik daerah Indonesia bahkan Australia baru saja mengalami bencananya awal tahun kemarin.

2 Comments

  1. Dedew February 16, 2020
    • Riski Saputra February 28, 2020

Leave a Reply