Rapid Test di Jakarta Perlukah?

Saat ini, dunia sedang mengalami masalah besar dimana kesehatan penduduknya menjadi taruhan. Dalam dunia kesehatan, hal ini disebut dengan pandemi. Dimana maksud dari pandemi sendiri adalah suatu kondisi dimana sebuah penyakit telah menyebar dalam skala global.

Pandemi yang dihadapi oleh penduduk dunia saat ini disebabkan oleh virus Corona. Dimana WHO telah menetapkan status pandemi dengan tujuan agar penduduk dunia waspada dengan adanya virus ini. Hingga saat ini (24/06) setidaknya terdapat 9,3 juta penduduk dunia terinfeksi dan 478. 908 diantaranya meninggal dunia akibat virus ini.

Memiliki penyebaran yang cepat, ditambah dengan belum adanya vaksin yang ditemukan, membuat penduduk dunia harus lebih waspada dengan keberadaan virus ini. Maka dari itu agar terhindar dari virus ini, maka kita harus mengetahui dengan jelas bahaya, tanda-tanda dan pencegahan dari virus ini. 

Sebenernya Bahaya Gak Sih Corona Itu?

Coronavirus atau kita kenal dengan virus corona adalah keluarga besar virus yang dapat menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan bagi inang yang ditumpanginya. Infeksi pernapasan yang disebabkan oleh virus corona ini memiliki tingkatan beragam, dari yang ringan hingga sedang seperti penyakit flu. Namun, terdapat beberapa virus corona yang juga menyebabkan infeksi saluran pernapasan akut, seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV), Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV) dan Pneumonia.

Sampai saat ini setidaknya terdapat 7 virus corona yang telah dapat diidentifikasi. Adapun yang paling terbaru atau yang sedang menyerang dunia saat ini adalah keluarga Corona virus yang diidentifikasi sebagai COVID-19. Sebelum dikenal dengan nama COVID-19, virus ini dikenali dengan nama Novel Coronavirus. 

COVID-19 pertama kali ditemukan di Wuhan pada Desember 2019, dan menyebar ke negara lain pada Januari 2020. Bahaya dari COVID-19 ataupun Novel Coronavirus ini adalah menyebabkan infeksi saluran pernapasan akut yang dikenal dengan nama Pneumonia. Selain itu, penyebaran virus ini juga sangatlah cepat terutama apabila terjadi kontak fisik antara seseorang yang terinfeksi virus dan seseorang yang sehat. 

Di Indonesia sendiri, adanya COVID-19 diumumkan pada Maret 2020. Hingga kini (25/06) penduduk Indonesia yang terinfeksi virus ini berjumlah 49.009 orang dengan kasus meninggal berjumlah 2.573. Penyebaran yang sangat cepat dan tidak diimbangi dengan fasilitas yang tidak cukup, membuat virus ini sangat berbahaya terutama bagi seseorang yang memiliki kekebalan tubuh yang rendah.

Yuk Kenali Tanda-tanda Corona

Dalam menangani sebuah penyakit, waktu merupakan faktor penting dari kesembuhan seseorang dari penyakit tersebut. Semakin cepat sebuah penyakit ditangani, maka semakin tinggi dan cepat pula, kesembuhan yang akan didapatkan. Oleh karena itu, untuk mempercepat pengobatan dan memperoleh kesembuhan, maka kita terlebih dahulu harus mengetahui tanda-tanda dari seseorang yang terinfeksi virus Corona ini.

Tanda-tanda yang dimiliki oleh seseorang yang terinfeksi virus Corona sangatlah beragam. Hal ini tergantung pada jenis virus yang menyerang, seberapa serius infeksi yang terjadi dan seberapa kuat imunitas tubuh yang dimiliki oleh orang tersebut. Adapun beberapa tanda-tanda infeksi ringan yang disebabkan oleh virus Corona adalah:

  1. Hidung beringus
  2. Mengalami sakit kepala
  3. Batuk
  4. Sakit tenggorokan
  5. Menderita demam
  6. Merasa tidak enak badan

Secara umum, untuk tanda-tanda infeksi ringan dari virus Corona ini lebih mirip kepada gejala flu. Namun, perlu kita ketahui bahwa beberapa virus Corona juga dapat menyebabkan infeksi pernapasan akut. Adapun tanda-tanda dari infeksi akut yang disebabkan oleh virus Corona adalah:

  1. Jika infeksi virus menyebabkan Pneumonia, maka pasien akan mengalami demam tinggi
  2. Batuk dengan lendir
  3. Mengalami kesulitan dalam bernapas
  4. Nyeri dada atau sesak saat bernapas dan batuk

Infeksi virus ini akan semakin parah apabila tidak ditangani dengan cepat, dan apabila orang yang terinfeksi tersebut memiliki imunitas yang rendah, balita dan lansia. Maka dari itu, dengan mengetahui tanda-tanda dari infeksi virus Corona ini, kita dapat melakukan pengobatan dengan cepat dan maksimal.

Begini Cara Pencegahannya

Hingga saat ini, virus Corona belum memiliki vaksin yang dapat menjaga seseorang kebal terhadapnya. Maka dari itu, pencegahan merupakan hal utama yang harus dilakukan oleh setiap orang agar dapat terhindar dari Coronavirus. Karena seperti kita ketahui bersama bahwa virus ini memiliki tingkat penyebaran yang tinggi.

Sebelum masuk kepada cara pencegahan, maka kita harus mengetahui bagaimana virus Corona ini dapat menular dengan cepat. Saat ini, virus Corona menular dari manusia ke manusia lainnya. Setidaknya saat ini terdapat 5 cara penularan virus Corona yang diketahui, yaitu melalui cairan, udara, kontak langsung, hewan dan juga kontak dengan pasien terinfeksi. 

Adapun untuk mencegah terjadinya 5 penularan virus Corona dalam kehidupan manusia. Maka setiap dari kita harus melakukan langkah-langkah pencegahan, yang meliputi:

  1. Sering-seringlah dalam mencuci tangan dengan baik dan benar
  2. Hindari menyentuh area wajah, saat tangan belum bersih
  3. Hindari kontak langsung dengan orang sakit
  4. Hindari menyentuh hewan liar
  5. Membersihkan setiap barang yang digunakan sehari-hari
  6. Menggunakan masker dan melakukan etika bersin saat bersin ataupun batuk
  7. Segera ke Rumah Sakit apabila memiliki gejala penyakit saluran napas

Rapid Test di Jakarta Perlukah?

COVID-19 merupakan salah satu jenis virus Corona yang baru ditemukan saat ini. Oleh sebab itu, diketahuinya infeksi sejak dini akan memudahkan dalam proses penyembuhan. Salah satu cara mengetahu, apakah kita terinfeksi virus Corona atau tidak adalah dengan melakukan Rapid Test.

Jakarta merupakan provinsi di Indonesia dengan jumlah kasus positif Corona terbanyak di Indonesia. Dengan jumlah penduduk yang banyak dan terbatasnya mobilitas masyarakat selama pandemi ini. Maka Halodoc memberikan kemudahan kepada masyarakat Jakarta yang ingin melakukan Rapid Test, yaitu dengan mengadakan layanan Rapid Test Jakarta.

Rapid Test Jakarta yang dimiliki oleh Halodoc merupakan salah satu bentuk layanan yang memudahkan bagi masyarakat yang ingin melakukan Rapid Test, tanpa harus antri lama di Rumah Sakit. Selain itu layanan Rapid Test Jakarta ini juga diadakan demi membantu pemerintah dalam menekan laju penyebaran COVID-19.

Adapun langkah-langkah yang harus dilakukan untuk melakukan Rapid Test melalui Halodoc yaitu dengan memiliki aplikasi Halodoc terlebih dahulu. Lalu dilanjutkan dengan memilih tombol “COVID-19 Test” , kemudian tentukan lokasi test yang diinginkan dan apabila semua data telah terkonfirmasi maka kita akan mendapat sms ataupun notifikasi terkait jadwal Rapid Test. Untuk hasil Rapid Test pun, akan diberitahukan melalui SMS atau notifikasi di aplikasi Halodoc kamu.

Kemudahan yang telah ditawarkan oleh Halodoc dapat menjadi solusi bagi kita untuk memutus rantai penularan COVID-19. Meskipun hingga sekarang belum ditemukan vaksin untuk COVID-19, namun kita dapat melakukan pencegahan. Dengan hidup sehat dan bersih, maka kita telah memutus rantai penularan COVID-19 di masyarakat.

4 Comments

  1. Djangkaru Bumi July 10, 2020
    • Riski Saputra July 15, 2020
  2. Sabda Awal July 13, 2020
    • Riski Saputra July 15, 2020

Leave a Reply