Catatan Akhir Tahun

Catatan Akhir Tahun

Saya membuat postingan ini semanta-mata hanya ingin mengenang kembali moment yang tercipta sepanjang tahun 2018.

Saya akan menceritakan moment demi moment setiap bulannya di tahun 2018 ini, semoga ingatan saya tidak keliru.

Semoga tulisan ini bisa menginspirasi dan menjadi sebuah pembelajar buat semua pembaca, khususnya buat pribadi.

Membuat catatan akhir tahun ini bisa menjadi bahan pertimbanan untuk membuat resolusi tahunan.

Mari kita mulai catatan ini dengan bismillahirahmanirahim..

JANUARI 2018

Awal sebuah bulan di dalam setiap tahunnya diawali dengan pengarapan dan juga rasa optimis mengambarkan dibulan ini.

Kedua kalinya dibulan ini Saya membuat sebuah resolusi tahunan yang cukup detail dengan metode yang saya baca disebuah postingan blog dewa eka prayoga.

Bulan ini Saya masih bekerja di STEI SEBI sebagai staff publikasi lembaga yang mengurusi pengelolaan sosial media, desain, dan juga pembuatan video promosi.

Jauh sebelum tahun ini sudah ada niat untuk resign karena berniat ingin melanjutkan studi informal di magetan.

Selain bekerja, Saya menjadi kontributor dibeberapa media menulis tentang banyak topik pembahasan.

Saya juga aktif memperdalam ilmu editing video dan juga youtube marketing.

Bulan ini penuh harapan yang positif dan keyakinan bahwa resolusi yang dibuat akan terwujud satu demi satu.

FEBRUARI 2018

Awal bulan ini Saya kontrak kerja tahunan habis di tanggal 6 Februari 2018.

Tepat diawal bulan Saya mengajukan pengunduran diri untuk tidak melanjutkan kontrak selanjutnya.

Setelah bertemu HRD STEI SEBI, kepala HRD-nya menjawab tidak bisa secara spontan keluar karena harus one month notice terlebih dahulu.

Saya yang waktu itu masih fresh graduate masih belum tahu aturan main dalam dunia kerja akhirnya mengiyakan saja yang artinya saya masih harus bekerja sampai akhir bulan ini.

Setelah mengajukan pengunduran diri kepada HRD, Saya mengkonsultasikan kepada teman Komunitas Blogger Jakarta yang juga seorang kepala HRD disalah satu perusahaan finance di Jakarta.

Kata teman Saya mengatakan bahwa jika kontrak habis dan yang bersangkutan tidak ingin melanjutkan lagi kontraknya tidak perlu untuk one month notice kecuali yang bersangkutan mengajukan resign dipertengahan kontrak baru berlaku hal itu.

Ya sudahlah, Saya tidak ingin membuat perkara dan citra buruk akhirnya tetap bekerja sampai akhir bulan.

Di pertengahan akhir bulan ini, Saya diminta untuk menghadap para petinggi STEI SEBI untuk menanyakan alasan kenapa tidak ingin melanjutkan kontrak.

Saya menjawab ingin fokus mengelola media blog dan diminta menjadi kontributor tetap disalah satu media.

Di minggu terakhir bulan ini, muncul sebuah kabar dari sahabat Saya bahwa akan melangsungkan pernikahan di Gayo, Aceh.

Sebelumnya Saya pernah berjanji dengan sahabat ini akan menemaninya jika memang jadi menikah dengan orang Gayo itu.

Ternyata dia tidak main-main pada akhirnya pernikahannya akan dilangsungkan awal bulan maret.

Setelah pamit untuk resign dari kantor, tanpa ragu lagi saya berkordinasi dengan dia dan memesan tiket pesawat saat itu juga.

Saya berangkat ke Medan tanggal 27 Februari 2018, kenapa harus ke Medan? Karena tidak ada pesawat yang langsung mendarat di kabupaten ini.

Sehingga alternative transportasinya adalah mendarat di Bandara Kuala Namu lalu melanjutkan naik travel menempuh waktu 12 jam dari Medan menuju Gayo.

Ini kali kedua Saya naik pesawat sebelumnya penah naik pesawat ke Malaysia dalam acara studi tour internasional.

28 Februari 2018 pukul 08.00 Saya telah tiba dengan selamat dan disambut dengan hangat oleh keluarga pihak perempuan.

Karena teman Saya ini bukan orang asli dari Gayo akhirnya secara adat mendapatkan wali pengantin laki-laki dari saudara mempelai perempuan untuk proses pernikahan nantinya.

Acara pernikahan akan dilangsungkan tanggal 3 Maret 2018 tetapi kita datang lebih awal untuk mengurus adminstrasi dan hal-hal lainnya.

Selama disana Kami diajak berkeliling sekitar, dan Saya mendapati banyak sekali hamparan perkebunan disepanjang jalan.

Saya bisa melihat langsung aktivitas warga disini yang mayoritasnya adalah seorang pedagang dan juga petani.

Disini matahari bersinar dengan teriknya namun udara disini cukup dingin sehingga tidak terlalu masalah.

Selama disini Saya mengikuti semua kegiatan acara adat yang ada, termasuk menemani mereka ke KUA.

Disini akad nikah berlangsung malam hari, dan setelah akad nikah pengantin harus dipingit satu malam.

Setelah resepsi dan proses adat selesai baru boleh satu atap, alhasil setelah proses akad nikah masih tidur bersama Saya wkwkwkw

Setelah malamnya akad nikah, pagi harinya dilangsungkan proses adat dan juga resepsi sampai sore harinya.

Selama proses adat, seperti adat pernikahan lainnya sebelum resepsi berlangsung disini ada berbalas pantun anatara kedua belah pihak mempelai.

Setelah selesai berbalas pantun barulah dilangsungkan resepsi sampai sore hari.

Kemudian di sore harinya ditutup dengan nasehat nasehat dari tetua adat sampai malam harinya.

Setelah semua acaranya selesai Saya melanjutkan perjalanan pulang ke Medan.

Pengalaman yang takkan terlupakan.

MARET 2018

Setelah perjalanan ke Gayo selesai, diminggu selanjutnya Saya melanjutkan trip yang sudah direncakan jauh hari oleh teman-teman kantor.

Kami melakukan trip ke jogja selama 3 hari dua malam dan memilih bermalam di Burza Hotel Yogyakarta karena dekat dengan masjid Jogokarian.

Selama di jogja kami mengunjungi wisata goa pindul, kebun buah mangunan, alun-alun kidul, dan candi Borobudur.

Setelah puas liburan trip ke Gayo dan Yogya, Saya kembali ke realitas sebagai freelancer kontributor di beberapa media.

Selian itu juga dibulan ini Saya fokus mempelajari Youtube Marketing dan Editing Video.

APRIL 2018

Diawal-awal minggu Saya masih menikmati sekali kebebasan sebagai seorang freelancer dan juga memperdalam ilmu editing video dan youtube marketing.

Namun orang tua sudah bosan melihat anaknya hanya berdiam di kamar dan sibuk dengan laptopnya.

Akhirnya dipertengahan bulan Saya memutuskan untuk melamar-melamar dibeberapa perusahaan.

Saya tidak melihat perusahaan apa, hanya melihat job deskripsinya sesuai dengan skill.

Puluhan lamaran kerja telah Saya kirim dan ada dua perusahaan yang mengajak interview.

Yess, ini adalah interview kerja pertama Saya, sebelumnya di STEI SEBI tidak perlu interview karena memang sebelumnya Saya disana sebagai volunteer.

Interview pertama datang dari perusahaan digital ahensi yang kantornya dekat sekali dengan rumah posisi yang ditawarkan copywriter dan sosial media.

Selama interview pertama Saya cukup enjoy karena tidak terlalu formal diinterview di sebuah kafe ternama di mall Jakarta Selatan.

Saya diminta untuk menunggu panggilan interview kedua.

Ternyata, sebelum panggilan interview kedua Saya sudah dipanggil interview oleh orang perusahaan hospitality di yang kantornya terletak di Fatmawati, Jakarta Selatan.

Akhirnya Saya menghadiri interview tersebut sambil membawa tugas desain dan editing video untuk dipresentasikan.

Interview di perusahaan kedua berjalan cukup menegangkan karena berlokasi di ruang meeting kantornya dan berhadapan langsung dengan COO-nya dan dua orang Manager.

Saya langsung diminta ngisi ekspetasi gaji ini yang membuat makin tegang.

Interview perusahaan kedua ini belangsung di hari Jum’at dan diakhir interview semuanya suka dengan hasil presentasi Saya dan mereka meminta untuk bisa segera kerja di hari Seninnya.

Bodohnya saat itu Saya malah minta pertimbangan karena masih menunggu kabar dari hasil interview perusahaan pertama kemarin.

Berdiskusi dengan orang tua akhirnya diminta untuk ambil aja tidak perlu menunggu yang tidak pasti.

Ambil saja yang sudah ada di depan mata.

Keesokan harinya Saya langsung bilang YES! dan mulai senin harinya Saya sudah mulai bekerja di Amaryllis Boutique Hotel.

Pertengahan bulan ini sampai akhir bulan Saya masih beradaptasi cara bermain di indsutri ini.

MEI 2018

Selama sebulan ini Saya menjalani rutinitas yang cukup melelahkan karena harus menempuh perjalanan kantor 4 jam pulang pergi.

Weekend masih harus kerja tanpa adanya lemburan, semua ini dilakukan atas dasar loyalitas kepada perusahaan.

Membuat konten-konten sosial media, melakukan pemotretan untuk bahan konten, dan juga pemotretan selama event berlangsung.

JUNI 2018

Berbeda saat bekerja di STEI SEBI selama ramadhan penuh dengan kegiatan Ibadan dan juga lebaran adalah momentum liburan yang dinanti oleh seluruh karyawan.

Berbeda saat bekerja di resort ini, Saya agak kesulitan untuk meningkatkan intensitas ibadah disaat bulan ramadhan.

Bahkan shalat taraweh harus dilakukan sendiri dan harus mencuri-curi waktu shalat saat bekerja disini.

Lebaran kedua Saya sudah harus bekerja dan juga jadwal libur yang selang seling membuat tidak bisa dinikmati.

JULI 2018

Bulan ini Saya mengajukan resign dengan alasan ingin melanjutkan pendidikan informal di Magetan.

Surat pengajuan ini diterima dan Saya harus menyelesaikan segala pekerjaan sampai akhir bulan ini.

Sebelum resign Saya dibuat sangat sibuk sekali, karena momentumnya yang sangat pas dengan peek season liburan.

Saya juga harus mengajarkan penganti posisi pekerjaan ini dengan tugas dan kewajibannya selama bekerja disini.

AGUSTUS 2018

Setelah proses resign selesai, dibulan ini Saya mulai mencari informasi pendaftaran pendidikan informalnya.

Setelah dicek webnya, ternyata Saya keliru pendaftarannya sudah ditutup akhir Juli.

Lalu Saya meminta teman yang merupakan alumni disana, dan akhirnya mendapatkan kesempatan untuk tes seleksi masuk.

Namun, ternyata setelah pengumuman Saya gagal untk bisa masuk kesana.

Setelah itu Saya mencoba membangun komunikasi dengan COO dan memberitahu bahwa telah gagal untuk seleski.

Namun tidak kunjung ada kabar baik, akhirnya Saya kembali melamar ke beberapa perusahaan.

Setelah seminggu sibuk mengirim lamaran pekerjaan, minggu berikutnya datang bertubi-tubi undangan untuk interview.

Dipekan kedua akhirnya saya ikuti semua proses interview dari beberapa perusahaan.

Namun dari beberapa perusahaan tadi dua yang menrima Saya dan akhirnya jatuh kepada pilihan Getspaze.com.

Alasannya karena akses transportasinya mudah dan cukup dekat dengan rumah.

SEPTEMBER 2018

Selama bulan ini Saya menjalani adaptasi dan juga menyelesaikan tugas sebagai Digital Marketing dan Content.

Menikmati bercengkrama dengan teman-teman baru disini dengan cara makan siang bersama di salah satu kantin.

Tugas yang Saya kerjakan pun masih tergolong mudah dan tidak terlalu memakan waktu.

Diakhir pertengahan bulan ini Saya mendapatkan tawaran kerja freelancer dari teman yang merupakan alumni instansi pendidikan informal yang telah Saya ceritakan sebelumnya.

Saya menyetujui tawarannya dengan alasan memiliki waktu luang dan juga sekaligus ingin belajar langsung dengannya.

OKTOBER 2018

Bulan ini Saya masih enjoy dengan task demi task yang ada di kantor dan juga mengerjakan sidejob sebagai virtual assitant.

Selain itu juga Saya mengikuti program life coaching selama satu bulan ini yang membuat hidup ini mengalami banyak sekali perubahan.

Ada hal yang membuat Saya sedih di bulan ini, karena seorang IT Lead harus resign dengan alasan pribadi yang tidak bisa Saya ceritakan disini.

Selanjutnya diakhir bulan ini juga salah seorang marketing juga mengajukan resign karena akan menjalankan bisnis jasa ekspedisi dengan rekannya.

NOVEMBER 2018

Bulan ini kantor kami kedatangan tiga orang baru untuk posisi akunting, marketing dan juga IT Lead.

Bulan yang penuh kecanggungan dan perubahan suasana di kantor harus Saya coba nikmati.

Dipertengahan bulan seorang front end developer mengajukan resign karena akan memulai bisnisnya dibidang e-commerce keperluan gym.

Kondisinya semakin berubah saja tetapi ada kabar yang cukup baik karena karyawan mendapatkan jatah “work-life balance” bulanan yang bebas digunakan.

Akhirnya dipertengahan bulan ini kami gunakan untuk nonton bareng di bioskop.

Sedikit demi sedikit mulai coba mengakrbakan dengan pendatan baru.

Desember 2018

Bulan yang cukup sedih namun ada hal yang membahagiakan juga.

Sedihnya karena harus kehilangan rekan kerja lagi, setelah front-end mengajukan resign, menyusul satu developer lainnya, Lead Marketing, dan juga Office Boy.

Hal yang membahagiakan akhirnya ada tim desian grafis yang menunjang pekerjaan Saya.

Selain itu masih ingat dengan cerita Saya ke Gayo, Aceh untuk proses pernikahan.

Nah teman Saya yang menikah kemarin itu sudah melahirkan bayi laki-laki yang sehat dan menggemaskan.

Sangat subur ya mereka cepat sekali proses mendapatkan Anaknya.

Pas Saya tanya rahasianya, mereka memang langsung sepakat untuk melakukan program kehamilan.

Pesan dia untuk teman-teman pembaca yang belum memiliki momongan, silahkan lakukan dengan serius program kehamilannya ajak pasangan Anda karena program kehamilan ini tidak bisa dilakukan sendirian.

Akhirnya tulisan ini berakhir yang menandakan bahwa besok hari sudah memasuki tahun baru 2019.

Sampai jumpa di catatan akhir tahun selanjutnya!

Leave a Reply