MITA: Transformasi Digital Bank Mandiri untuk Nasabahnya - Riski Saputra

MITA: Transformasi Digital Bank Mandiri untuk Nasabahnya

#SaatnyaTanyaMITA – Zaman sudah semaking canggih. Kemajuan teknologi semakin pesat. Segalanya serba mudah, sekali klik, selesai sudah. Dalam sebuah bisnis, peningkatan pelayanan konsumen memang menjadi nilai tambah bagi sebuah perusahaan. Terlebih jika perusahaan tersebut pandai dalam memanfaatkan kanal digital dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan untuk pelanggannya. Satu diantaranya ialah Bank Mandiri. Sebelumnya, nasabah dapat meminta informasi, meminta bantuan dan menyampaikan keluhan maupun saran lewat email dan media sosial Bank Mandiri.

MITA Bank Mandiri

Namun kali ini, sebuah fitur baru diciptakan oleh Bank Mandiri dalam rangka ekskalasi komunikasi terutama antara pihak Bank Mandiri dengan nasabah. Pada 15 Maret 2018, Bank Mandiri mengenalkan sebuah layanan baru bernama Mandiri Intelligence Assistant dan diberi singkatan yang unik dan cantic yaitu MITA. MITA ialah customer service dalam bentuk chatbot yang berfungsi melayani nasabah selama 7×24 jam. MITA ini sendiri merupakan bentuk perubahan digital Bank Mandiri dalam memberikan layanan yang lebih efektif, efisien, dan customer oriented.

Oleh karena itu, kini ialah saatnya tanya MITA untuk nasabah maupun non nasabah Bank Mandiri terkait seputar informasi, bantuan, maupun keluhan. Berbasis aplikasi chatting yang dapat diakses oleh pengguna telepon seluler, membuat MITA menjadi jalan percepatan nasabah untuk mengetahui informasi mengenai produk, layanan, promosi, dan lokasi ATM dan cabang.

Hadirnya MITA ialah untuk mengurangi beban dari customer care, sehingga pertanyaan-pertanyaan umum akan dijawab oleh MITA itu sendiri. Metode yang diterapkan Bank Mandiri dalam layanan MITA itu sendiri ialah Natural Languange Processing sehingga dapat mempercepat dan memudahkan interaksi nasabah dengan bank. Layanan ini dapat juga diakses masyarakat melalui aplikasi chatting telepon seluler, seperti aplikasi LINE di alamat  @bankmandiri, facebook messenger di @bankmandiri dan telegram  di @bankmandiri_officialbot.

Dengan adanya fitur istimewa ini, Bank Mandiri berharap MITA dapat membantu perseroan dalam memenangkan persaingan di industri keuangan karena fitur ini memberikan kemudahan akses bagi nasabah. Selain layanan chatbot MITA, terdapat juga Mandiri Chat yang merupakan aplikasi pada situs Bank Mandiri yang dapat diakses melalui widget. Situs ini dapat digunakan pengguna dalam melakukan percakapan untuk menyampaikan pertanyaan, saran, dan hal lain terkait produk dan layanan Mandiri yang bersifat non finansial.

Selain MITA, tampilan website yang baru pun menjadi hal yang perlu diperkenalkan Bank Mandiri. Adanya perubahan dalam tampilan websitenya ialah sebagai jawaban atas masukan dari nasabah, pemegang saham, berbagai kalangan di masyarakat serta kajian internal perusahaan. Peningkatan kualitas dan pola komunikasi perusahaan dan pemegang saham serta nasabah dan regulator menjadi alasan diperbaruinya tampilan website tersebut.

Hingga saat ini, Bank Mandiri memiliki 21,9 juta nasabah tabungan dan 1,8 juta nasabah kredit hingga akhir Desember 2017. Adapun rata-rata visitor website Bank Mandiri tercatat 155 ribu visitor per hari. Maka sudah menjadi keharusan bagi Bank Mandiri untuk membuat nasabahnya merasa nyaman dan mudah dalam mendapatkan informasi yang mereka inginkan. Layanan MITA dan perbaruan tampilan website merupakan langkah yang patut diapresiasi oleh kita semua, sebab hal ini merupakan bentuk nyata Bank Mandiri atas respon nasabah dan stakeholder maupun regulator terhadap kualitas pelayanan customer.

Melihat inovasi yang dilakukan oleh Bank Mandiri, hal ini memberikan pengertian bahwa adaptasi cepat terhadap perkembangan zaman dan teknologi merupakan hal yang sangat substansial. Teknologi dan bisnis bagai surat dan perangko, tidak bisa dipisahkan dan saling berpengaruh satu sama lain. Peran teknologi bukan lagi menjadi faktor pendukung, melainkan menjadi logomotif tren yang menantang inovasu di sektor usaha/bisnis.

Penggunaan teknologi membuat pelaku bisnis untuk kreatif dan inovatif dalam menggunakannya. Meski demikian, penggunaan teknologi tidak bisa dilakukan secara sembrono dan perlu perhitungan yang cermat. Karena teknologi itu mungkin murah di mata konsumen, tapi tidak demikian di mata investor.

Pada intinya, terobosan baru yang diciptakan oleh Bank Mandiri merupakan langkah yang bagus dalam meningkatkan rating mereka di mata nasabah pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Kini #saatnyaTanyaMITA dan segalanya pun menjadi lebih mudah.

Leave a Reply